Nenek-Nenek di Tarakan Jual Sabu ke Pelajar - Kamis, 14 September 2017

Kamis, 14 September 2017
Nenek-Nenek Jual Sabu ke Pelajar 
TERSANGKA: Polres Tarakan saat mengamankan dua pelaku penjual sabu, salah seorang di antaranya wanita lanjut usia.
TARAKAN – Bukannya menimati masa tuanya dan menyadari bahaya narkoba. Nenek yang satu ini justru nekat memesan sabu-sabu. Dia adalah, IS yang kini berada dibalik jeruji besi. IS diketahui merupakan warga asal Kabupaten Bulungan, tertangkap tim Satreskoba Polres Tarakan saat memesan sabu-sabu dari seorang pria yang bernisial, NN.
Kapolres Tarakan, AKBP Dearsytone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, IPDA Deny Mardiyanto mengatakan, sebelum IS diringkus polisi terlebih dahulu mengamankan NN di sebuah rumah di Jalan Swarga RT 3, Kelurahan Karang Balik, Rabu (13/9) sekira pukul 00.30 Wita. Saat penggerebekan dilakukan di kediaman tersangka, polisi menemukan barang bukti 1 bungkus plastik bening yang berisi sabu-sabu.
“Rumah yang ditempati NN sering mencurigakan dan sering terjadi transaksi narkoba. Akhirnya dilakukan pengerebekan terhadap rumah yang ditempati oleh NN dan mendapati satu bungkus sabu-sabu,” jelas Deny.
Lebih lanjut dikatakan Deny, sabu-sabu milik NN di kemas dalam bungkus kotak rokok yang di simpan di atas plafon rumah. Dari hasil timbangan barang bukti, sabu-sabu tersebut dengan berat 23,25 gram. Diketahui pula, NN merupakan warga Jalan Sabanar, Gang Aji Raju, Kabupaten Bulungan, Tanjung Selor. Setelah mendapatkan barang bukti sabu tersebut, NN kemudian dibawa ke Mapolres Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Dari hasil pengembangan yang dilakukan, ternyata sabu-sabu dipesan oleh seorang wanita, IS. Jadi, tesangka (IS,Red.) langsung dipancing ambil sabu-sabu pesanannya. Kemudian dari Tanjung Selor, dia langsung berangkat ke Tarakan untuk mengambil sabu-sabu,” imbuh Deny.
Saat tiba di Kota Tarakan, IS bukannya mendapatkan yang diharapkannya. Dia pun harus pasrah saat dilakukan penangkapan. Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka sudah berjanji transaksi sabu-sabu.
“IS ini sehari-harinya menjaga cucu sambil berjualan sabu-sabu. Dari tangan IS kita amankan 2 lembar tiket yang rencananya setelah mendapatkan sabu-sabu langsung pulang ke Tanjung Selora,” terang pria yang pernah menjabat sebagai Kanit Resum Satreskrim Polres Tarakan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, IS mengakui harga penjualan sabu-sabu di Tanjung Selor lebih tinggi dibandingkan harga jual di Kota Tarakan. Sementara itu, sasaran pembelinya merupakan kuli pelabuhan, kuli bangunan, bahkan anak sekolah.
“Sampai saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tarakan. Kedua pelaku sendiri akan dikenakan pasal 112 ayat 2 junto 114 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (zar/jpnn)

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=132408320729567&set=gm.1936536279948119&type=3&theater


Related Posts:

0 Response to "Nenek-Nenek di Tarakan Jual Sabu ke Pelajar - Kamis, 14 September 2017 "

Posting Komentar